Senin, 28 Desember 2009

Entrepreneur

Entrepreneur adalah suatu profesi yang personalnya merupakan individu yang mempunyai kemampuan luar biasa dan sangat di butuhkan pada saat sekarang ini.
Entrepreneur selalu berada pada titik pengembangan untuk dapat membuka usaha baru dalam skala kecil, menengah, atau besar tergantung kebutuhan masyarakat. Hal ini berarti entrepreneur mempunyai kedudukan untuk menyempurnakan fungsi-fungsi ekonomi agar lebih efektif baik dalam pemanfaatan dari kekayaan alam maupun tenaga kerja manusia dengan membuka peluang seperti kesempatan kerja.
Oleh sebab itu perlu rumusan-rumusan seperti :
1. Darimana harus memulainya
2. Apa yang perlu dipersiapkan
3. Siapa-siapa saja yang harus dihubungi
4. Materi, alat-alat (sarana & prasarana apa yang akan diperlukan)
5. Bagaimana memperoleh dana untuk pembiayaan operasional, dsb


Syarat-Syarat Dasar dan Persiapan Seseorang Enterpreneur

Sudah sewajarnya bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan, maka diperlukan beberapa syarat dan pertimbangan sebagai berikut :
1. Pengalaman tekhnis serta kemampuan dari calon seorang entrepreneur termasuk kemampuan berorganisasi dengan perencanaan yang seksama, pengaturan waktu, disiplin kerja administrai serta awak kemimpinan.
2. Mental yang tegar serta semangat kerja yang tinggi.
3. Minat serta memahami hasil usaha yang akan ditekuni
4. Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat sehingga menunjang pengoperasian usaha, karena dengan persiapan diri ini paling tidak akan membekali kekuatan menghadapi kemungkinan ditemuinya hambatan.
Dasar persiapan usaha yaitu :
WHO : Siapa yang akan dijadikan konsumen
WHERE : Dimana alamat mereka
WHEN : Kapan
WHAT : Produk apa yang akan ditawarkan
HOW : Bagaimana cara-cara pengusahanya
Langkah-langkah diatas dilanjutkan dengan :
1. Mempersiapkan rencana yang lengkap tentang segala sesuatu yang diperlukan
2. Memilih tempat kedudukan usaha yang sesuai baik untuk jangka panjang dengan segala fasilitas yang diperlukan serta memperhatikan faktor lingkungan sekitar apakah kemungkinan bagi usaha tersebut.
3. Perolehan personalia yang sesuai dengan ketrampilan yang diperlukan pendidikan karyawan dan pengoperasian serta kesejahteraannya
4. Persiapan alat-alat operasional dengan segala kemungkinan fasilitas perbaikan yang dibutuhkan.

Dari uraian tersebut diatas, maka dapat tergambar bahwa kerja keras adalah merupakan modal untuk mencapai keberhasilan. Namun demikan, kerja keras dan pengorbanan masih belum menjanjikan untuk mencapai keberhasilan. Hal ini mungkin disebabkan karena sifat ragu-ragu atau kurang mampu dalam mengambil keputusan. Berikutnya jika sudah merasa yakin kepastian terhadap pilihan usaha, maka penentuan hal-hal yang ingin dicapai dengan segala perkiraan besarnya perolehan hasil usaha tersebut perlu dirumuskan secara akurat dan obyektid tanpa meninggalkan petunjuk dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa bagi kelangsungan usahanya.


Kemampuan Entrepreneur

Beberapa kemampuan yang perlu dimiliki oleh seorang Enterpreneur adalah sebagai berikut :
1. Kejeliannya terhadap peluang dan upaya untuk merebut pasar/kesempatan yang ada. Dengan kemampuan mempergunakan kesempatan yang ada akan mempercepat pencapaian keberhasilan tujuan usaha.
2. Pembinaan perilaku-perilaku dinamis dan pandai dalam pergaulan.
3. Kemampuan menggunakan perlengkapan seefisien dan seefektif mungkin.
4. Sanggup menerima kritikan yang membangun.
5. Berani mengambil resiko. Biasanya dengan segala keuntungan yang diharapkan selalu ada resiko yang mungkin terjadi dan kita harus belajar dari kegagalan yang ada.
6. Mampu mempergunakan informasi yang ada. Arti informasi disini sangat luas. BIsa informasi mengenai keperluan konsumen, informasi kompetisi, informasi kelemahan dan kelebihan perusahan, problema yang dihadapi dan informasi peluang/kesempatan yang ada.

Upaya Penanggulangan Hambatan Pada Awal Pertumbuhan Usaha

Dalam suatu usaha, hambatan/tantangan itu wajar saja ada dan hal tersebut harus benar-benar dipahami bahwa tahun-tahun pertama pengoperasian usaha merupakan masa-masa yang berat. Namun berkat adanya pengalaman tekhnis atau informasi yang membantu dan kepercayaan diri setidaknya dapat membantu memperkecil hambatan-hambatan tersebut.

Upaya-upaya lain yang dapat dilakukan untuk menanggulangi hambatan tersebut adalah :
1. Melakukan pengawasan secara akurat baik dalam manajemen, produksi dan sebagainya bahkan bila perlu dapat dimintakan bantuan tenaga professional.
2. Mengadakan penelitian yang cermat terhadap sumber-sumber bahan baku sehingga dapat benar-benar menghasilkan produk yang dapat bersaing dipasaran. Dalam penelitian tersebut hendaknya tetap menjaga continuitas supply dengan menjaga hubungan baik dengan supplier.
3. Mengadakan jalur distribusi seluasnya dengan ditunjang policy pemasaran yang sesuai dengan kondisi usaha.
4. Guna menghindari hambatan dalam bidang permodalan, maka upaya yang harus dipersiapkan adalah menyusun secara tepat anggaran sehingga diketahui pasti modal yang dibutuhkan selanjutnya perlu diingat bahwa dalam penyusunan anggaran perlu diperhatikan batas kemampuan secara obyektif dengan mempertimbangkan faktor kelangsungan usaha.

Permodalan
Modal merupakan hal yang memegang peranan, oleh sebab itu adalah bijaksana sekali jika persiapan ini diolah secara benar.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam memperoleh modal, antara lain:
1. Dengan mengikut sertakan modal orang lain atas perjanjian jaminan keuntungan namun keikutsertaannya mempengaruhi kebijakan pengelolaan keuangan usaha.
2. Mengikutsertakan penanam modal tetapi mereka tidak ikut serta dalam operasional harian
3. Modal investasi dari suatu badan usaha lain
4. Modal yang diperoleh dengan pinjaman bank/lembaga perkresitan yang sesuai dengan jenis usaha, dan badan keuangan lainnya

Beberapa hal yang perlu dilakukan seorang entrepreneur agar usahanya dapat berjalan dengan baik:
1. Dalam pengelolaan keuangan usaha harus dapat memisahkan antara harta pribadi dengan perusahaan.
2. Meskipun usaha yang dijalankan merupakan usaha pribadi namun tetap perlu memperhatikan soal penggajian bagi diri sendiri.
3. Melakukan pembukuan yang akurat.

Sumber :http://www.wanitatamansiswa.com/regulation/3/tahun/2008/bulan/08/tanggal/28/id/6/

Tidak ada komentar: